• https://new-sigmaslot.amp186.com/https://new-ixplay88.amp186.com/https://new-langkahslot.amp186.com/rtp ijp88ijp88 officialrtp forbes88rtp langkahslotbonus slot gacorhttps://www.psycholog-blaszczyk.pl/rtp pastigacor88slot pulsartp ixplay88togel onlineagen slot gacorcolok jituofficial ijp88togel sydneyapk ijp88sabung ayamsitus slot gacorlogin totoslot gacor bonus 50%slot gacor hari inislot qrisslot pulsaslot danaslot danahttps://www.ckziu.tarnow.pl/slot gacor 2026slot qrisslot danaslot pulsaslot thailandjackpot slottogeltotoslot777https://ppid.sumbawakab.go.id/https://online.thedivineclasses.in/sbobet
  • MTSN 6 Kulon Progo | Syawalan MTsN 6 Kulon Progo: Empat Pilar Karakter Muslim Jadi Kunci Peningkatan Iman MTSN 6 Kulon Progo

    Syawalan MTsN 6 Kulon Progo: Empat Pilar Karakter Muslim Jadi Kunci Peningkatan Iman

    29 Maret 2026 Devy Eka Nurmalasari 77

    Syawalan MTsN 6 Kulon Progo: Empat Pilar Karakter Muslim Jadi Kunci Peningkatan Iman

    Kulon Progo (Humas MTsN6KP) – Keluarga besar MTsN 6 Kulon Progo mempererat tali silaturahmi melalui agenda Syawalan dan Pengajian yang berlangsung di masjid madrasah pada Ahad (29/3/2026). Kegiatan ini mempertemukan seluruh guru, pegawai, dan pengurus komite dalam suasana khidmat bulan Syawal 1447 H.

    Barokatussolihah, S.Ag., M.S.I., hadir sebagai narasumber utama untuk mengulas urgensi menjaga kualitas keimanan dan ketakwaan melalui ibadah pasca-Ramadan. Beliau menegaskan bahwa konsistensi dalam beribadah memerlukan landasan kuat berupa empat pilar karakter muslim yang tangguh.

    Dalam tausiyahnya, Barokatussolihah merinci empat sikap mental yang harus ditanamkan setiap individu untuk mencapai derajat takwa yang hakiki:

    1. Qona’ah: Membangun rasa puas dan cukup atas pemberian Allah SWT untuk membentengi diri dari sifat tamak.
    2. Rela: Menerima garis takdir dengan lapang dada guna menciptakan ketenangan batin saat menjalankan tugas profesi maupun pengabdian masyarakat.
    3. Ikhlas: Meniatkan seluruh amal ibadah dan pekerjaan hanya karena Allah SWT tanpa mengharap apresiasi manusia.
    4. Syukur: Mengapresiasi setiap nikmat sekecil apa pun sebagai upaya menjemput keberkahan hidup yang lebih luas.

    Barokatussolihah menyampaikan pesan mendalam bagi para hadirin bahwa, “Syawalan bukan sekadar momentum saling memaafkan, tetapi juga titik tolak untuk mentransformasi diri menjadi pribadi yang lebih baik melalui penerapan Qona’ah, Rela, Ikhlas, dan Syukur.”

    Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa acara rutin ini merupakan sarana krusial untuk memupuk kebersamaan. Ia berharap spirit Syawal mampu menyuntikkan energi baru bagi seluruh elemen madrasah dalam bekerja, yang kini diperkuat dengan nilai-nilai keimanan dari tausiyah tersebut.

    Kegiatan ditutup dengan sesi mushafahah (bersalaman) sebagai simbol peleburan salah dan doa bersama demi keberkahan masa depan institusi. (nhc)

    Bagikan Artikel


    slot gacor


    slot maxwin


    slot gacor


    slot gacor 2026


    slot mahjong


    slot gacor