24 April 2026 Devy Eka Nurmalasari 25
Kulon Progo (Humas MTsN6KP) – Gugus Depan Pangkalan MTsN 6 Kulon Progo melaksanakan latihan rutin ekstrakurikuler Pramuka pada Jumat sore (24/04/2026) untuk mengasah keterampilan serta kesigapan anggota. Latihan kali ini berfokus pada dua kompetensi dasar kepramukaan, yakni teknik pionering (tali-temali) dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini melibatkan para siswa dengan penuh antusias. Di bawah bimbingan pembina pramuka, Kak Sihono, para siswa langsung mempraktikkan teori yang telah mereka pelajari ke dalam simulasi lapangan yang nyata.
Pada sesi pionering, siswa bekerja dalam kelompok untuk membangun struktur menggunakan tongkat dan tali. Kak Sihono menginstruksikan peserta agar sangat teliti dalam menerapkan berbagai simpul, mulai dari simpul pangkal, jangkar, hingga ikatan silang. "Pionering bukan sekadar mengikat kayu, tapi melatih logika, kekompakan tim, dan ketelitian. Jika satu ikatan lemah, maka seluruh bangunan bisa roboh. Ini filosofi kerja sama yang ingin kita tanamkan," tegas Sihono.
Selain teknis bangunan, materi PPGD menjadi sorotan utama guna membekali anggota dengan prosedur sistematis dalam menangani kecelakaan ringan maupun kondisi darurat. Keterampilan ini krusial sebagai langkah awal sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi.
Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi konsistensi pelaksanaan latihan ini. Beliau menekankan bahwa latihan rutin yang terukur bertujuan untuk menyeimbangkan kecerdasan akademis siswa dengan ketangguhan fisik serta mental (hard skills dan soft skills) yang bermanfaat bagi masyarakat.
Latihan berakhir dengan sesi evaluasi dan pembongkaran hasil karya secara rapi. Kebersamaan yang ditunjukkan para siswa saat merapikan peralatan menjadi cerminan nyata dari pengamalan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka. (ssm/Siwi Sismaryanta)