4 Januari 2026 Devy Eka Nurmalasari 16
Mengawali tahun dengan energi positif, keluarga besar MTsN 6 Kulon Progo turut menyemarakkan kegiatan "Jalan Kerukunan dan Senam Ceria". Agenda yang menjadi rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 ini diselenggarakan di Kantor Kemenag Kulon Progo pada Ahad (04/01/2026).
Kegiatan ini mendapatkan atensi khusus dengan kehadiran Wakil Menteri Agama RI, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., yang didampingi Bupati Kulon Progo, Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi daya tarik utama sekaligus motivasi bagi ribuan peserta, termasuk rombongan MTsN 6 Kulon Progo yang tampil solid dengan identitas seragam olahraga mereka.
Dalam arahannya, Wamenag Romo R. Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa agenda ini melampaui sekadar aktivitas fisik. Menurutnya, jalan sehat lintas elemen ini merupakan manifestasi nyata dari kuatnya persatuan dan harmoni di bawah naungan Kementerian Agama.
Apresiasi senada datang dari Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal seperti Kemenag sangat krusial dalam merawat kondusivitas serta kerukunan di wilayah Kulon Progo.
Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., yang mengoordinasi langsung delegasi madrasahnya, menegaskan bahwa keikutsertaan ini adalah implementasi dari visi Umat Rukun, Indonesia Maju. "Kehadiran kami di sini adalah wujud komitmen untuk menjaga kebersamaan. Selain menjaga kebugaran fisik melalui senam ceria, momentum ini juga mempererat silaturahmi antara guru, pegawai, dan seluruh keluarga besar kementerian di wilayah Kulon Progo," jelas Muslich.
Antusiasme memuncak saat sesi senam ceria dimulai, yang kemudian dilanjutkan dengan jalan santai menyusuri rute "Jalan Kerukunan". Interaksi hangat antarpeserta dari berbagai latar belakang mencair dalam suasana santai sepanjang perjalanan.
Acara diakhiri dengan ramah tamah serta pengundian doorprize. Bagi civitas akademika MTsN 6 Kulon Progo, keterlibatan dalam momentum kolektif ini diharapkan mampu menguatkan sinergi internal demi peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di masa mendatang.