22 Mei 2026 Devy Eka Nurmalasari 68
Kulon Progo (Humas MTsN6KP) – MTsN 6 Kulon Progo sukses menggelar Pentas Kreativitas Kokurikuler bertajuk Recycled Fashion Show pada Jumat (22/05/2026). Bertempat di halaman madrasah, ajang ini menampilkan karya seni busana berbahan dasar limbah domestik hasil kreasi para siswa kelas VIII. Melalui tema-tema unik yang mengombinasikan karakter fiksi dan kekayaan alam, kegiatan ini berhasil memadukan misi kepedulian lingkungan dengan ekspresi seni visual.
Pergelaran ini menguji kemampuan siswa dalam mentransformasikan ide-ide imajinatif menjadi pakaian siap pakai (ready-to-wear). Dua penampilan yang paling menarik perhatian publik adalah ekspresi eksentrik dari tema anime "Poco Loco" serta keanggunan representasi kostum "Putri Raflesia". Seluruh rancangan busana dan aksesori yang tampil di atas panggung murni memanfaatkan material bekas, meliputi botol plastik, kantong kresek, karung beras, hingga tumpukan koran lama.
Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para siswa dan guru pembimbing. Menurutnya, agenda kokurikuler ini memegang peran strategis sebagai implementasi nyata penguatan karakter, khususnya dalam mengubah material tidak terpakai menjadi produk fungsional yang bernilai estetis.
"Kami sangat bangga melihat antusiasme anak-anak kelas VIII. Melalui tema seperti Anime Poco Loco dan Putri Raflesia, mereka membuktikan bahwa koran bekas, karung, dan plastik kresek bisa naik kelas menjadi karya seni yang luar biasa jika diolah dengan nalar kritis dan kerja sama tim," ungkap Muslich.
Sejalan dengan hal tersebut, Waka Kurikulum MTsN 6 Kulon Progo, Ani Romadhoni, S.Pd., menegaskan bahwa esensi utama dari pergelaran ini terletak pada pencapaian indikator pembelajaran yang holistik."Kegiatan ini adalah pembuktian bahwa kurikulum madrasah mampu memfasilitasi bakat anak secara holistik. Melalui Recycled Fashion Show, siswa kelas VIII tidak sekadar membuat kostum dari limbah seperti plastik kresek dan botol bekas, tetapi mereka sedang mempraktikkan bagaimana sebuah ide imajinatif dikonstruksi menjadi karya nyata yang bernilai tinggi. Ini adalah pencapaian akademis dan kreativitas yang luar biasa," jelas Ani.
Kemeriahan acara terus terjaga berkat apresiasi penonton yang hadir sepanjang peragaan busana. Melalui capaian ini, MTsN 6 Kulon Progo memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda yang seimbang antara keunggulan akademik, fleksibilitas kreativitas, dan kesadaran ekologis. (nhc)