1 April 2026 Devy Eka Nurmalasari 23
Kulon Progo (Humas MTsN6KP) – Sebagai bentuk nyata dari komitmen menjaga kualitas pendidikan spiritual, MTsN 6 Kulon Progo rutin menyelenggarakan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) bagi seluruh guru dan pegawai. Agenda yang dilaksanakan sesaat sebelum jam pulang kantor ini menjadi langkah konkret madrasah dalam mempertahankan predikat sebagai Satuan Kerja (Satker) dengan program pendidikan keagamaan terbaik.
Kegiatan yang berlangsung di ruang guru pada sore hari ini berfungsi sebagai penyegaran rohani di tengah padatnya rutinitas akademik. Dalam kesempatan tersebut, Miftakhul Munir, S.Ag., hadir sebagai pemateri dengan mengangkat bahasan utama mengenai keutamaan Al-Mu'awwidzatain, yaitu Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebagai doa perlindungan, (Rabu, 1/4/2026)
Miftakhul Munir menjelaskan bahwa kedua surat tersebut merupakan "benteng" spiritual bagi setiap Muslim untuk menghadapi gangguan, baik yang bersifat fisik maupun batin. "Dua surat ini adalah anugerah luar biasa dari Allah SWT. Rasulullah SAW senantiasa membacanya untuk memohon perlindungan dari kejahatan makhluk, godaan setan, hingga penyakit hati. Sebagai pendidik dan tenaga kependidikan, kita perlu membekali diri dengan perlindungan spiritual ini agar tugas yang kita jalankan bernilai ibadah dan jauh dari marabahaya," ujar Munir.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa penguatan karakter harus dimulai dari keteladanan para guru dan pegawai, bukan hanya ditujukan bagi siswa.
"Kami ingin memastikan setiap personel pulang ke rumah dengan hati yang tenang dan pikiran yang tercerahkan. Kultum ini adalah sarana untuk saling menasihati dalam kebaikan, sekaligus realisasi visi madrasah sebagai pusat pendidikan spiritual unggulan di Kulon Progo," pungkasnya. (nhc)