MTsN 6 Kulon Progo Bekali Murid Baru Fondasi Kesehatan Jiwa untuk Remaja

13 Juli 2026 Devy Eka Nurmalasari 23

MTsN 6 Kulon Progo Bekali Murid Baru Fondasi Kesehatan Jiwa untuk Remaja

Kulon Progo (MTsN6KP) – MTsN 6 Kulon Progo mengambil langkah preventif untuk menguatkan kesiapan mental murid baru dalam menghadapi fase transisi remaja. Upaya ini diwujudkan melalui pembekalan materi khusus mengenai Fondasi Kesehatan Jiwa untuk Remaja. Agenda edukatif tersebut terintegrasi dalam rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) yang berlangsung secara khidmat di masjid madrasah pada Senin (13/07/2026).

Pihak madrasah membangun sinergi lintas sektoral dengan menggandeng Puskesmas Galur 1 untuk menghadirkan Dr. Mauranita Karyn beserta tim sebagai narasumber. Kerja sama ini bertujuan memberikan pemahaman yang valid, ilmiah, dan aplikatif bagi murid yang tengah beradaptasi dari jenjang sekolah dasar ke madrasah tsanawiyah.

Saat memaparkan materi, Dr. Mauranita Karyn menjelaskan bahwa kesehatan jiwa memiliki urgensi yang setara dengan kesehatan fisik. Ia menguraikan berbagai tantangan psikologis remaja, meliputi tekanan akademik, dinamika perubahan emosi, hingga proses adaptasi di lingkungan sosial baru. Selain itu, Dr. Mauranita membagikan teknik praktis pengelolaan stres (stress management) serta strategi membangun konsep diri yang positif.

"Remaja yang sehat jiwa adalah mereka yang mampu mengenali potensi diri, mengelola emosi dengan baik, dan bangkit dari tekanan. Fondasi ini harus ditanamkan sejak dini agar para murid baru di MTsN 6 Kulon Progo mampu menjalani proses belajar dengan bahagia dan optimal," jelas Karyn.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., menegaskan komitmen penuh madrasah dalam memfasilitasi tumbuh kembang murid secara holistik. Menurutnya, kesiapan akademik wajib berjalan beriringan dengan kesejahteraan mental (mental well-being) anak. Edukasi kesehatan jiwa ini diharapkan mampu memicu kepekaan antar-murid demi menciptakan ekosistem madrasah yang ramah dan bebas dari perundungan.

Para murid baru mengikuti seluruh rangkaian sesi dengan antusiasme tinggi, yang terlihat dari dinamisnya ruang diskusi dan tanya jawab interaktif bersama tim medis. Agenda ini resmi berakhir dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen sinergis antara lembaga pendidikan dan fasilitas kesehatan dalam mengawal kesehatan mental generasi muda. (nhc)

 

Bagikan Artikel

//