MTsN 6 Kulon Progo Ajarkan Manasik Haji untuk Bentuk Karakter Islami

23 Juni 2026 Devy Eka Nurmalasari 13

MTsN 6 Kulon Progo Ajarkan Manasik Haji untuk Bentuk Karakter Islami

Kulon Progo (MTsN6KP) - MTs Negeri 6 Kulon Progo menyelenggarakan latihan manasik haji pada Selasa (23/6/2026) sebagai langkah nyata membentuk karakter Islami dan menanamkan pemahaman agama sejak dini. Kegiatan yang melibatkan ratusan siswa kelas VIII ini berlangsung di dua lokasi, yaitu area madrasah dan Lapangan Klampok, Galur, Kulon Progo.

Sejak pagi, seluruh siswa dan guru pendamping mengenakan pakaian ihram putih untuk menyimulasikan kondisi aktual di Tanah Suci. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Galur, Affan Zuhdi, M.A., memimpin langsung kegiatan ini sebagai Amirul Hajj. Dalam arahannya, Affan tidak hanya mengajarkan rukun fisik—seperti ihram, tawaf, sai, wukuf, hingga melempar jumrah—tetapi juga menekankan makna filosofis di balik setiap prosesi tersebut.

"Latihan manasik ini bukan sekadar simulasi fisik, melainkan media efektif untuk membentuk karakter Islami siswa. Di sini mereka belajar tentang kedisiplinan, kesabaran, persamaan derajat, dan kekompakan. Kami berharap, pengalaman ini tertanam kuat di hati mereka sehingga kelak siap menjadi haji yang mabrur," ujar Affan.

Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa manasik ini merupakan bagian penting dari kurikulum praktikum ibadah di madrasah.

"Kegiatan manasik haji ini bukan sekadar praktik ibadah tahunan, tapi lebih dari itu, ini adalah laboratorium mental bagi anak-anak. Melalui simulasi ini, kami ingin menanamkan karakter Islami yang kuat—seperti nilai kesabaran saat mengantre, kedisiplinan mengikuti rukun, hingga rasa persaudaraan dan persamaan derajat yang disimbolkan oleh pakaian ihram putih. Kami ingin nilai-nilai luhur ini melekat dalam keseharian mereka di madrasah maupun di rumah," papar Muslich.

Untuk mengantisipasi cuaca lapangan yang terik, madrasah bekerja sama dengan Puskesmas Galur 1. Tim medis tidak hanya bersiaga menjaga fisik siswa, tetapi juga mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga hidrasi selama ibadah massal. Kehadiran tim kesehatan ini membuat simulasi berjalan aman dan merepresentasikan situasi riil kloter haji.

Melalui sinergi antar-instansi ini, MTsN 6 Kulon Progo berhasil memfasilitasi siswa agar tidak hanya menguasai teori rukun Islam kelima di kelas, melainkan juga mampu meresapi nilai-nilai spiritualitasnya secara mendalam. (nhc)

Bagikan Artikel

//