4 Februari 2026 Devy Eka Nurmalasari 5
Kulon Progo (Humas MTsN6KP) – Halaman MTsN 6 Kulon Progo dipadati ratusan siswa kelas VII yang bersiap melakukan perjalanan edukatif pada Rabu pagi (4/2026). Agenda Outing Class tahun ajaran 2025/2026 ini dirancang sebagai sarana observasi langsung terhadap kekayaan sejarah dan budaya.
Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., melepas secara resmi rombongan siswa beserta guru pendamping. Beliau menekankan bahwa pengalaman belajar yang paling bermakna terjadi saat siswa berinteraksi langsung dengan bukti peradaban, bukan sekadar terpaku pada teori di dalam kelas.
Dalam arahannya, Muhammad Muslich Purwanto menjelaskan relevansi kegiatan ini dengan metode pembelajaran modern: "Kami ingin para siswa tidak hanya menghafal teks di buku, tetapi melihat, merasakan, dan memahami bagaimana peradaban itu terbentuk. Ini adalah bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang menitikberatkan pada pengembangan karakter dan wawasan yang luas."
Perjalanan edukasi ini berfokus pada tiga lokaasi penting peradaban Yogyakarta, yakni Kampung Batik Giriloyo, Makam Raja-Raja Mataram, dan Museum Sonobudoyo. Melalui kunjungan ke tiga destinasi tersebut, para siswa diharapkan mampu mendalami materi seni dan sejarah secara praktis sekaligus kontekstual. (nhc)