5 Agustus 2026 Devy Eka Nurmalasari 14
Kulon Progo (Humas MTsN6KP) – MTsN 6 Kulon Progo mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) untuk memupuk nalar kritis dan budaya ilmiah murid sejak dini. Program ini menjadi wadah pembinaan bagi para murid agar mampu bertransformasi dari pembelajar di kelas menjadi peneliti muda yang siap mengeksplorasi dunia riset.
Ekstrakurikuler yang berlangsung setiap Rabu sore ini memfasilitasi minat, bakat, dan rasa ingin tahu murid pada bidang ilmu eksakta maupun sosial humaniora.
Di bawah bimbingan pembina KIR, Nur Widad Mazaya, S.Hum., M.Pd., para anggota mempelajari tahapan riset secara sistematis. Materi bimbingan mencakup identifikasi masalah di lingkungan sekolah, perumusan hipotesis, teknik pengumpulan data, hingga penulisan karya ilmiah sesuai standar baku.
"Ekstrakurikuler KIR bukan sekadar mengajari murid cara menulis laporan, melainkan melatih pola pikir kritis, logis, dan solutif. Kami ingin membiasakan murid melihat masalah di sekitar mereka lalu mengembangkannya menjadi sebuah karya atau penelitian bernilai guna," ujar Widad.
Murid menunjukkan antusiasme tinggi melalui keaktifan merancang topik penelitian yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti pemanfaatan limbah lokal, studi perilaku sosial, hingga pengembangan media pembelajaran inovatif.
Kepala MTsN 6 Kulon Progo, Muhammad Muslich Purwanto, S.Ag., M.Pd., berharap optimalisasi program KIR ini tidak hanya menyiapkan murid untuk bersaing dalam kompetisi riset tingkat regional maupun nasional, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) untuk masa depan. (nhc)